CASANOVA

# THE DIARY OF EDELWEIS

puisi adalah dirimu yang membutakan mata ....
sesaat sebelum aku ingin menatap pagi yang mengikat hati .
setelah hatiku terikat dengan ribuan hati yang menyerang malam - malamku
masih terdiam dalam sujudku dan bertanyalah kaki - kaki pikiranku
akankah hatimu berkata - kata sama dengan bibirmu berucap
akankah pagimu jadi pagiku ? jika embun itu hanya ada dikakimu ....

tanpa sadar aku menghakimi takdirku dengan pertanyaan
lalu menghadiahi jalanku dengan jutaan tanda tanya
bukankah hidupku cukup berwarna ? tanpa harus banyak berfikir ?
atau mungkin nada - nada itu harus ku nyanyikan meski aku tlah berpasrah
keraguan menghentak dadaku diam - diam

disisi lain cinta adalah keyakinan yang tertutupi
dan puisi ini memilih dirimu sebagai setengah dari setengah keraguan untuk menjadi mahkota ku
lalu memilih keyakinan sebagai jubahku ...
dan tangan TUHAN sebagai sebagai sesuatu yang menyaksikan pikiranku
yang masih bertanya atas perasaanmu yang sebenarnya .

mungkin ku tak pernah tau rasanya dicintai , terlebih lagi oleh dirimu .... entah mengapa tuhan mempertemukan kita dan menumbuhkan rasa cinta dihatiku !!!
hal yang paling kusesalkan adalah kenapa kita harus bertemu kalau bukan untuk dipersatukan ?
kenapa angin berhembus disaat kau tak disampingku ?
kenapa hujan harus turun disaat kau pergi meninggalkanku ?

aku rindu , aku sangat merindukanmu !!!! aku ingin kau disini menemaniku , aku ingin kau dekap erat aku !!!
cinta itu harus memiliki , dan aku tak bisa memilikinya
namun aku selalu ikhlas asal dia bahagia

tak penting dengan siapa dia berdiri , tak penting dengan siapa dia tertawa , tapi yang terpenting dia selalu bahagia .
aku tak tau bagaimana akhir cerita ini , aku pun tak tahu apakah aku bisa bertahan tanpa dia ? aku selalu berusaha untuk sadar kalau dia tak kan kembali dan tak mungkin kembali
aku sadar dia bukan untukku , dan sangat merindukannya

mungkin dia takkan pernah membacanya , dia juga takkan pernah peduli dengan diriku
karena dia seorang CASANOVA

Komentar

Postingan Populer