MUNGKIN

Kenapa selalu kamu yang aku rindu ? kenapa bukan yang lain ?
mungkin aku masih belum rela dengan kepergianmu sementara kau saat ini sedang bahagia dengan wanitamu disana .
tak apa , sudah biasa aku teriris . dan itu aku anggap sebagai ujian ketegaranku .

lalu , sekarang ..... kenapa harus kamu yang saat rindu yang kutangisi ?
Ah, mungkin aku yang terlalu mendramatisir . tak apa mungkin ini sudah jalan yang ditentukan tuhan untuk kisah kita .
harapanku jika sosok itu sanggup melukis sejuta senyummu aku harap kau mau mencintai nya . tapi yang aku minta jangan berikan sayangmu . biarkan sayangmu untukku saja .

" MUNGKIN , AKU TERLALU BERAMBISI " dengan keberadaanmu dikehidupanku , dengan senyum indah dan paras yang mempesona membuatku seakan gila denganmu . dan kamu yang tak henti - hentinya kubanggakan dalam hidupku walau ku tau kau pernah menyakiti ku kata orang - orang , tapi sayangnya itu bukan kesakitan menurutku itu hanya bentuk pengajaran kecil untukku darimu

jika suatu hari kita tak sengaja bertemu dan aku hadir sebagai mantan kekasihmu dan saat itu kau bersanding dengan seseorangmu maka aku akan tersenyum dan memandang mata indahmu lalu aku akan berucap ,
" bagaimana kabarmu ? ( tanpa mengulurkan tangan ) " iya , memang seharusnya begitu bukan ? aku hanya jaga - jaga agar seseorangmu tak melontar kan sejuta pertanyaan tentang aku saat kau sedang berduaan dengan dia .

" MUNGKIN AKU MASIH TERLALU SERING BERGULAT DENGAN CERITA MASA LALU " iya , tentu saja , bagaimana tidak ? kau yang selalu mengisi ruang itu dan tak mau mengemasi segalanya yang ada tentangmu . padahal aku sudah menyuruhmu untuk pergi dan mengemasinya .

lalu apa yang sekarang harus aku perbuat ? diam ? menangis ? atau apa?? oh tentu saja jawabanya aku harus diam lagi bukan ?
iya tak apa aku akan menikmati kediamanku .
mungkin ini yang terbaik .
mungkin ini takdirnya
dan mungkin  ini sudah jalannya .

selamat malam tuan

# the diary of edelweis

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer