Seharusnya aku tau ....
kalau semuanya sudah selesai . kau sudah tak terlihat dan kelam dalam jejakmu entah dimana.
sayangnya aku selalu dan selalu saja mengingat manisnya cerita , hingga aku lupa kalau cerita ini sudah berakhir . akan ada moment dimana 1 cerita yang aku suka menyeret ku kembali dalam 1 ruang waktu itu .
menjelajahi tiap kejadian - kejadian dimana terselip sejuta bahagia dan satu titik kecil tangisan . aku disini tak kan membahas tentang tangisan itu . yang aku tulis hanya selipan senyum itu yang saat ini aku rindukan .
dan tiap rindu datang bersama dengan hujan . aku selalu membayangkan itu bahagia sekaligus menyakitkan . tak apa sayang , aku sudah baik saja luka ku pun sudah sembuh kali ini aku hanya merasakan rindu yang begitu hebatnya .
kamu yang selalu mengisi ruang kosong itu kini benar - benar tak ada hanya lukisan bayangmu dan sesaat aku berada di ruang itu alam pikiranku membawaku merasakan hadir bayangmu yang semu . dan seketika terasa berhenti tiap waktu yang berputar . jadi , kamu bisa menyimpulkan kalau aku merindumu itu sama halnya saat waktuku sudah berhenti dan habis untuk merindumu !!!
jika hujan datang , lalu membasahi jendelaku dengan jutaan rintiknya maka saat itu aku memainkan jemariku tuk mengusap embun-embun dingin yang ada pada kaca jendelaku . dan saat aku terjaga dalam satu malam yang panjang aku selalu memimpikanmu dan bahagianya aku selalu rasakan setiap harinya
namun , biarlah semua kini tertulis dalam 1 memori terindah yang kelak akan dibuka dan diingat kembali . karena pertemuan bukan untuk dilupakan hanya butuh tuk dikenang walau bahagia ataupun sakit tak mengubah apapun menjadi kenangan.
Komentar
Posting Komentar