MALAM YANG PANJANG
Semalam adalah cerita yang indah , begitu panjang sampai pagi pun terasa cepat terimakasih untuk malam yang panjang .
dekapan yang hangat , nafas yang menggebu , semakin dekat mata indah itu memandang ku semakin dalam dan seolah membuatku semakin salah bertingkah. genggaman tangan yang begitu rapat , dingin semakin dingin namun menjadi hangat seketika
00.13
sudah masuk tengah malam dan kita masih terjaga sampai kau ucapkan kata
" aku mau kamu mendekat , peluk aku jangan lepaskan pelukan nya , aku mau mencium mu tutuplah matamu "
apa yang dapat ku lontarkan kata lagi ? jawabannya " tidak ada " semakin malam dan masuk jam pagi semakin memanas .
kenakalan yang membuat kita semakin mengenal satu sama lain seolah tak ada jarak lagi dan rahasia yang ditutupi . kau yang begitu memanas membuatku semakin terpesona , demi tuhan sadarkan aku ! aku bisa gila !
" aku mau kamu peluk sekarang , ayo cepet sekarang pokoknya "
ah , pria tampan ku yang begitu manja dan menggemaskan . caramu yang merengek untuk meminta dipeluk bagaimana bisa tidak aku tak mengakui jika hati ini bisa berhenti dikamu ?
dada bidang mu , bibirmu yang sedikit merah jambu walau tak se seksi bibir merah muda ku ( ah apa ini ) , parfum mu meninggalkan aroma khas di tubuhmu , demi tuhan gadis mana yang menolak dalam keadaan seperti ini denganmu .
" aku manja ya cuman dikamu aja kok tenang aja yang lain ga akan , aku tau porsinya "
apalagi ini ? ini bualan atau apa ? ah sudah lah aku tak peduli saat ini adalah malam yang sempurna .
ku coba mulai menutup sepasang mata indah bola pimpong ku mulai merasakan dekapanmu di tubuhku begitu pas tak terlalu sesak . tanganmu yang tetap mengenggam sementara tanganmu yang lain menghelai rambut ku pelan dan halus , sudah cukup sudahi semua ini aku bisa gila !
tenang pria tampan ku , semua akan segera kamu mengerti . anggur merah , rose bucket , makan malam dan sebuah percakapan indah akan segera hadir tunggulah nikmati saja semua sajian ini yang sudah berprosedur
selamat pagi pecinta
dekapan yang hangat , nafas yang menggebu , semakin dekat mata indah itu memandang ku semakin dalam dan seolah membuatku semakin salah bertingkah. genggaman tangan yang begitu rapat , dingin semakin dingin namun menjadi hangat seketika
00.13
sudah masuk tengah malam dan kita masih terjaga sampai kau ucapkan kata
" aku mau kamu mendekat , peluk aku jangan lepaskan pelukan nya , aku mau mencium mu tutuplah matamu "
apa yang dapat ku lontarkan kata lagi ? jawabannya " tidak ada " semakin malam dan masuk jam pagi semakin memanas .
kenakalan yang membuat kita semakin mengenal satu sama lain seolah tak ada jarak lagi dan rahasia yang ditutupi . kau yang begitu memanas membuatku semakin terpesona , demi tuhan sadarkan aku ! aku bisa gila !
" aku mau kamu peluk sekarang , ayo cepet sekarang pokoknya "
ah , pria tampan ku yang begitu manja dan menggemaskan . caramu yang merengek untuk meminta dipeluk bagaimana bisa tidak aku tak mengakui jika hati ini bisa berhenti dikamu ?
dada bidang mu , bibirmu yang sedikit merah jambu walau tak se seksi bibir merah muda ku ( ah apa ini ) , parfum mu meninggalkan aroma khas di tubuhmu , demi tuhan gadis mana yang menolak dalam keadaan seperti ini denganmu .
" aku manja ya cuman dikamu aja kok tenang aja yang lain ga akan , aku tau porsinya "
apalagi ini ? ini bualan atau apa ? ah sudah lah aku tak peduli saat ini adalah malam yang sempurna .
ku coba mulai menutup sepasang mata indah bola pimpong ku mulai merasakan dekapanmu di tubuhku begitu pas tak terlalu sesak . tanganmu yang tetap mengenggam sementara tanganmu yang lain menghelai rambut ku pelan dan halus , sudah cukup sudahi semua ini aku bisa gila !
tenang pria tampan ku , semua akan segera kamu mengerti . anggur merah , rose bucket , makan malam dan sebuah percakapan indah akan segera hadir tunggulah nikmati saja semua sajian ini yang sudah berprosedur
selamat pagi pecinta



Komentar
Posting Komentar