APAKAH KAU CANDU ATAU AKU BENAR - BENAR RINDU 




Entah sejak kapan dan berapa lama aku berada dan menikmati semua ini , ruangnya , potret nya , tata pencahayaannya , dan sosok yang berada di meja itu . Namun sayangnya menikmati dari jarak jauh lebih menyesakkan rupanya .Bagaimana tidak ? aku sanggup melihat mu dengan sempurna oleh kepala mata ku , lalu otak ku merekam serta tanpa sadar mulutku mengukir senyum seolah logika ku sudah memberi umpan tanda keberhasilan . lalu dimana letak sesak nya ? sesaknya adalah batin ku dan raga ku , mereka seolah melakukan demo , kenapa yang bisa menikmati mu hanya pikiran ku , bibir ku , dan mata ku ?

Raga ku meminta untuk bisa memelukmu , Kedua tangan ku bersiap untuk merengkuh mu , namun apalah daya kedua kaki ku selalu tak berdaya dan terlalu lemas untuk melangkah menghampiri mu , belum lagi batinku yang selalu melakukan pertentangan dengan diriku yang lain , batinku yang selalu meminta untuk bertemu , bercerita , bergurau dan agar bisa segera memberikan intruksi kepada sepasang mataku untuk menumpahkan segala air mata yang terbelenggu karena sebuah aksara bernama R.I.N.D.U


Kamu candu atau aku yang benar - benar merindukan mu ? oh aku pastikan kau akan tertawa membaca ini dan mengetahui nya , semua ini terlalu berlebihan . ya aku sadar tapi sudahlah , biarkan , toh aku juga menikmatinya . Biar aku yang berperang dengan diriku sendiri dan seluruh panca indera ku untuk memberikan jawaban terbaik untuk mereka semua akan ada waktunya , bukankah begitu ? 


Ah kamu benar - benar menyebalkan , aku mengakui ini kau begitu menyebalkan sudah kau mengerti kau adalah candu bagiku , ditambah dengan porsi rindu yang saat ini kau selalu bermain dalam dimensi ragaku . bisakah kau diam sebentar ? aku ingin menyelesaikan pekerjaan ku , dan bisakah kau kemasi rindu itu untuk sementara ? entah siapa yang memulai aku yang menciptakan nya atau kamu yang memang sengaja meninggalkannya padaku , ah intinya itu sangat menyesakkan ! 



Komentar

Postingan Populer