SELAMAT PAGI CANTIK


Selamat pagi untuk kamu yang tercantik , alasan dunia ini masih begitu damai dalam jajaran satelit angkasa, bumi masih berotasi pada porosnya , dan berevolusi tepat tiap waktunya , matahari terbit dan terbenam dengan urut , siang dan malam yang berganti dengan teratur.

Halo cantik , kamu sudah dewasa rasanya , waktu sangat bijak untuk mengajarkan mu sesuatu hal yang sangat berarti . Kau sudah mahir menyembuhkan luka tanpa membuat luka yang baru , kau sudah bijak meninggalkan tanpa membuat tangis , bahkan kau sudah sangat ahli mengalah tanpa terpaut sebutan kalah.

Tapi tunggu ,
Kamu belum cukup pintar untuk membuat senyum tanpa berbekas rindu bukan ? ... 
ya ya ya " R.I.N.D.U " ( rasa ingin dua insan bertemu ) ha ha ha ha apa ini ? singkatan siapa yang mencetuskan nya ? Oh , baiklah tahukah kamu kali ini kau nampak sangat bahagia , kulihat memiliki sosok lelaki yang saat ini bersamamu rasanya kau merasa " beruntung " dan dia ? apa kau rasa dia  merasa beruntung memilikimu ? aku harap jawabannya sama .

Hai cantik , di tahun ini rasanya banyak sekali topik yang sangat membuatmu terkesan dimulai perkenalan akhir tahun yang lalu dengan sosok lelaki mu sekarang , lalu ditambah lagi perbincangan lama , kedatangan tuan untuk melihat bunga nya , sampai sebuah kisah pertama belum lagi semua teman - teman mu kulihat mereka asing dengan mu , katanya kamu berbeda sekali dengan yang dulu , apa separah itu ? ah sudahlah, kali ini  ada yang ingin ku perbincangkan barang kali sedikit diskusi kecil bisa mempertemukan hasil

>> Bagaimana ketika rindu itu datang namun sebagai kenangan ? 
>* Tidak bagaimana , bagaimana apa yang harus di bagaimana kan ? sedang bagaimana sudah memberikan proses nya ? Rindu itu tiba - tiba , Rindu itu tanpa permisi , Rindu itu dalam bahasa jawa " Kumat-Kumatan" datang ya datang saja mana tau dia datang dia memang tidak sopan , tapi mampu memberikan senyum sendiri seperti orang gila dan tangis tanpa sadar seperti orang kehilangan arah , rindu datang dengan porsi berbeda pada setiap insan , tahun ini rindu datang sebagai kangen yang terbendung dan siap untuk diledakkan ketika aku bertemu dengannya , bisa saja esok rindu datang dengan porsi kenangan seperti yang kau tanyakan . Aku rindu kenangan nya bukan dengan subjek nya , dan aku menghargai itu serta menikmatinya dengan caraku yang nyaman.

>> Bagaimana cinta bisa dikatakan abadi jika masih ada insan yang meninggalkan dan menduakan ? 
>* Sejatinya meninggalkan bukan benar - benar menyudahi kau mengerti ? kadang memilih untuk meninggalkan agar segalanya lebih baik namun tak pernah menyudahi rasa pada hati yang terus bergumam . Menduakan ? bukankah setiap manusia memiliki sifat alami seperti itu misal saja pada kehidupan nyata kau lahir di dunia kau setia pada orang tua mu lalu setelah itu ada tahap hidup yang disebut mereka menikah bukankah dari sini kau disebut mendua ? sekian lama kesetiaan mu pada orang tua mu ? itu kenapa mendua sudah menjadi alamiah sendiri setiap manusia jika yang kau maksud dalam konteks sepasang kekasih uraiannya seperti ini kau memiliki alamiah mendua tapi jangan lupakan tuhan menciptakan manusia adalah sebaik - baiknya makhluk alamiah yang ke dua adalah " KEHILANGAN " ketika kau ingin mendua bangunkan alamiah mu yang lain yang mereka sebut kehilangan , kehilangan jauh lebih menghancurkan dari menduakan . 

>> Kau bahagia dengannya ? dengan lelaki mu ?
>* Tentu , kau sendiri sedang improvisasi atau bagaimana ?

>> Tidak , aku hanya ingin bertanya saja , Kau pernah takut akan kehilangan ? 
>* Tentu , terlalu sering setiap kali dia membuatku tersenyum setiap kali itu ketakutan akan kehilangan seutuhnya akan menjadi jadi .



----------------- Dari perbincangan sendiri dirabu yang mengundang kalbu --------------------


Komentar

Postingan Populer